Rabu, 30 Maret 2011

KOMUNIKASI DATA

KODE ASCII (Karakter)

ASCII

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
Kode ASCII 7 bit (8 kolom) dengan nilai MSB = 0

[sunting] Tabel Karakter ASCII

Tabel berikut berisi karakter-karakter ASCII . Dalam sistem operasi Windows dan MS-DOS, pengguna dapat menggunakan karakter ASCII dengan menekan tombol Alt+[nomor nilai ANSI (desimal)]. Sebagai contoh, tekan kombinasi tombol Alt+87 untuk karakter huruf latin "W" kapital.
Karakter Nilai Unicode
(heksadesimal)
Nilai ANSI ASCII
(desimal)
Keterangan
NUL 0000 0 Null (tidak tampak)
SOH 0001 1 Start of heading (tidak tampak)
STX 0002 2 Start of text (tidak tampak)
ETX 0003 3 End of text (tidak tampak)
EOT 0004 4 End of transmission (tidak tampak)
ENQ 0005 5 Enquiry (tidak tampak)
ACK 0006 6 Acknowledge (tidak tampak)
BEL 0007 7 Bell (tidak tampak)
BS 0008 8 Menghapus satu karakter di belakang kursor (Backspace)
HT 0009 9 Horizontal tabulation
LF 000A 10 Pergantian baris (Line feed)
VT 000B 11 Tabulasi vertikal
FF 000C 12 Pergantian baris (Form feed)
CR 000D 13 Pergantian baris (carriage return)
SO 000E 14 Shift out (tidak tampak)
SI 000F 15 Shift in (tidak tampak)
DLE 0010 16 Data link escape (tidak tampak)
DC1 0011 17 Device control 1 (tidak tampak)
DC2 0012 18 Device control 2 (tidak tampak)
DC3 0013 19 Device control 3 (tidak tampak)
DC4 0014 20 Device control 4 (tidak tampak)
NAK 0015 21 Negative acknowledge (tidak tampak)
SYN 0016 22 Synchronous idle (tidak tampak)
ETB 0017 23 End of transmission block (tidak tampak)
CAN 0018 24 Cancel (tidak tampak)
EM 0019 25 End of medium (tidak tampak)
SUB 001A 26 Substitute (tidak tampak)
ESC 001B 27 Escape (tidak tampak)
FS 001C 28 File separator
GS 001D 29 Group separator
RS 001E 30 Record separator
US 001F 31 Unit separator
SP 0020 32 Spasi
 ! 0021 33 Tanda seru (exclamation)
" 0022 34 Tanda kutip dua
# 0023 35 Tanda pagar (kres)
$ 0024 36 Tanda mata uang dolar
 % 0025 37 Tanda persen
& 0026 38 Karakter ampersand (&)
0027 39 Karakter Apostrof
( 0028 40 Tanda kurung buka
) 0029 41 Tanda kurung tutup
* 002A 42 Karakter asterisk (bintang)
+ 002B 43 Tanda tambah (plus)
, 002C 44 Karakter koma
- 002D 45 Karakter hyphen (strip)
. 002E 46 Tanda titik
/ 002F 47 Garis miring (slash)
0 0030 48 Angka nol
1 0031 49 Angka satu
2 0032 50 Angka dua
3 0033 51 Angka tiga
4 0034 52 Angka empat
5 0035 53 Angka lima
6 0036 54 Angka enam
7 0037 55 Angka tujuh
8 0038 56 Angka delapan
9 0039 57 Angka sembilan
 : 003A 58 Tanda titik dua
 ; 003B 59 Tanda titik koma
< 003C 60 Tanda lebih kecil
= 003D 61 Tanda sama dengan
> 003E 62 Tanda lebih besar
 ? 003F 63 Tanda tanya
@ 0040 64 A keong (@)
A 0041 65 Huruf latin A kapital
B 0042 66 Huruf latin B kapital
C 0043 67 Huruf latin C kapital
D 0044 68 Huruf latin D kapital
E 0045 69 Huruf latin E kapital
F 0046 70 Huruf latin F kapital
G 0047 71 Huruf latin G kapital
H 0048 72 Huruf latin H kapital
I 0049 73 Huruf latin I kapital
J 004A 74 Huruf latin J kapital
K 004B 75 Huruf latin K kapital
L 004C 76 Huruf latin L kapital
M 004D 77 Huruf latin M kapital
N 004E 78 Huruf latin N kapital
O 004F 79 Huruf latin O kapital
P 0050 80 Huruf latin P kapital
Q 0051 81 Huruf latin Q kapital
R 0052 82 Huruf latin R kapital
S 0053 83 Huruf latin S kapital
T 0054 84 Huruf latin T kapital
U 0055 85 Huruf latin U kapital
V 0056 86 Huruf latin V kapital
W 0057 87 Huruf latin W kapital
X 0058 88 Huruf latin X kapital
Y 0059 89 Huruf latin Y kapital
Z 005A 90 Huruf latin Z kapital
[ 005B 91 Kurung siku kiri
\ 005C 92 Garis miring terbalik (backslash)
] 005D 93 Kurung sikur kanan
^ 005E 94 Tanda pangkat
_ 005F 95 Garis bawah (underscore)
` 0060 96 Tanda petik satu
a 0061 97 Huruf latin a kecil
b 0062 98 Huruf latin b kecil
c 0063 99 Huruf latin c kecil
d 0064 100 Huruf latin d kecil
e 0065 101 Huruf latin e kecil
f 0066 102 Huruf latin f kecil f
g 0067 103 Huruf latin g kecil
h 0068 104 Huruf latin h kecil
i 0069 105 Huruf latin i kecil
j 006A 106 Huruf latin j kecil
k 006B 107 Huruf latin k kecil
l 006C 108 Huruf latin l kecil
m 006D 109 Huruf latin m kecil
n 006E 110 Huruf latin n kecil
o 006F 111 Huruf latin o kecil
p 0070 112 Huruf latin p kecil
q 0071 113 Huruf latin q kecil
r 0072 114 Huruf latin r kecil
s 0073 115 Huruf latin s kecil
t 0074 116 Huruf latin t kecil
u 0075 117 Huruf latin u kecil
v 0076 118 Huruf latin v kecil
w 0077 119 Huruf latin w kecil
x 0078 120 Huruf latin x kecil
y 0079 121 Huruf latin y kecil
z 007A 122 Huruf latin z kecil
{ 007B 123 Kurung kurawal buka
¦ 007C 124 Garis vertikal (pipa)
} 007D 125 Kurung kurawal tutup
~ 007E 126 Karakter gelombang (tilde)
DEL 007F 127 Delete

0080 128 Dicadangkan

0081 129 Dicadangkan

0082 130 Dicadangkan

0083 131 Dicadangkan
IND 0084 132 Index
NEL 0085 133 Next line
SSA 0086 134 Start of selected area
ESA 0087 135 End of selected area

0088 136 Character tabulation set

0089 137 Character tabulation with justification

008A 138 Line tabulation set
PLD 008B 139 Partial line down
PLU 008C 140 Partial line up

008D 141 Reverse line feed
SS2 008E 142 Single shift two
SS3 008F 143 Single shift three
DCS 0090 144 Device control string
PU1 0091 145 Private use one
PU2 0092 146 Private use two
STS 0093 147 Set transmit state
CCH 0094 148 Cancel character
MW 0095 149 Message waiting

0096 150 Start of guarded area

0097 151 End of guarded area

0098 152 Start of string

0099 153 Dicadangkan

009A 154 Single character introducer
CSI 009B 155 Control sequence introducer
ST 009C 156 String terminator
OSC 009D 157 Operating system command
PM 009E 158 Privacy message
APC 009F 158 Application program command

00A0 160 Spasi yang bukan pemisah kata
¡ 00A1 161 Tanda seru terbalik
¢ 00A2 162 Tanda sen (Cent)
£ 00A3 163 Tanda Poundsterling
¤ 00A4 164 Tanda mata uang (Currency)
¥ 00A5 165 Tanda Yen
¦ 00A6 166 Garis tegak putus-putus (broken bar)
§ 00A7 167 Section sign
¨ 00A8 168 Diaeresis
© 00A9 169 Tanda hak cipta (Copyright)
ª 00AA 170 Feminine ordinal indicator
« 00AB 171 Left-pointing double angle quotation mark
¬ 00AC 172 Not sign
­ 00AD 173 Tanda strip (hyphen)
® 00AE 174 Tanda merk terdaftar
¯ 00AF 175 Macron
° 00B0 176 Tanda derajat
± 00B1 177 Tanda kurang lebih (plus-minus)
² 00B2 178 Tanda kuadrat (pangkat dua)
³ 00B3 179 Tanda kubik (pangkat tiga)
´ 00B4 180 Acute accent
µ 00B5 181 Micro sign
00B6 182 Pilcrow sign
· 00B7 183 Middle dot

Senin, 14 Maret 2011

Prinsip Komunikasi Data

Dalam jaringan komputer mempunyai aturan-aturan baku atau prinsip-prinsip baku dalam komunikasi data, ini dikeluarkan oleh ISO (International Standard Organization) yaitu model referensi OSI (Open System Interconnection). Maka dengan adanya model OSI ini semua vendor perangkat telekomunikasi memiliki pedoman dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.

Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan protocol data unit pada setiap lapisan
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut :
Lapisan ke- Nama lapisan Keterangan
7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
6 Presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5 Session layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4 Transport layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3 Network layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2 Data-link layer Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1 Physical layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana NetworkInterface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Kamis, 06 Januari 2011

POWER POINT


PowerPoint 2010 (manfaat dan keunggulannya)

  1. Membawa lebih banyak energi dan dampak visual presentasi Anda.
Hemat waktu dan uang dengan menerapkan efek foto yang canggih tanpa menggunakan tambahan software photo-editing program. Mengubah foto Anda menjadi menarik, bersemangat visual dengan menggunakan gambar yang baru dan fitur pengeditan yang lebih baik seperti saturasi warna dan suhu, kecerahan dan kontras, dan alat potong gambar yang maju, bersama dengan filter artistik seperti kabur, kuas, dan cat air.
  1. Bekerja dengan orang lain tanpa harus menunggu giliran Anda.
    PowerPoint 2010 telah mengubah cara orang dapat bekerja sama dalam presentasi. Dengan co-authoring, Anda dapat sekaligus mengedit presentasi yang sama dengan individu-individu di lokasi yang berbeda. Anda juga dapat menggunakan Office Communicator atau aplikasi pesan instan Anda untuk melihat ketersediaan orang lain yang authoring presentasi dengan Anda dan mudah memulai percakapan tanpa meninggalkan PowerPoint. 2
  2. Menambah pengalaman video pribadi.
     
Embed dan mengedit file video langsung dalam PowerPoint 2010. Mudah memangkas video Anda untuk hanya menampilkan bagian-bagian yang relevan. Bookmark poin kunci dalam sebuah video untuk akses cepat atau memicu animasi untuk memulai secara otomatis ketika mencapai orang yang ditandai. Anda juga dapat mengatur video yang akan memudar kedalam dan keluar pada interval tertentu dan menerapkan berbagai gaya dan efek video-seperti refleksi, bevels, dan 3-D putaran-untuk membantu Anda dengan cepat menangkap perhatian audiens.
  1. Bayangkan just-in-time show dan katakan.
    Siarankan secara langsung presentasi PowerPoint 2010 Anda dengan mengirimkan URL sehingga orang dapat melihat presentasi Anda di Web. Audiens Anda melihat slide dalam kesetiaan tinggi, bahkan jika mereka belum menginstal PowerPoint. Anda juga dapat mengubah presentasi Anda ke dalam sebuah video berkualitas tinggi dengan narasi untuk berbagi dengan siapa saja melalui e-mail, melalui Web, atau di DVD.
  2. Mengakses presentasi dari lebih banyak lokasi dan lebih banyak perangkat.
    Postingkan presentasi Anda online dan kemudian akses, lihat, dan edit mereka dari Web3 atau Mobile-smartphone.4 Anda yang berbasis Windows. Dengan PowerPoint 2010, Anda dapat memperoleh hal-hal yang dilakukan sesuai jadwal Anda di beberapa lokasi dan perangkat.
    Microsoft PowerPoint Web App. Memperluas pengalaman PowerPoint Anda ke Web dan nikmati layar penuh, presentasi dengan kualitas tampilan tinggi kami. Simpan presentasi online dan edit pekerjaan Anda melalui PowerPoint Web App ketika Anda berada jauh dari kantor, rumah, atau sekolah. 3

    Microsoft PowerPoint Mobile 2010. Tinggal saat ini dan segera ambil tindakan bila perlu menggunakan versi mobile yang disempurnakan PowerPoint khusus cocok untuk smartphone Anda. 4
  3. Buat presentasi berkualitas tinggi dengan pemandangan grafis.
Anda tidak perlu menjadi seorang ahli desain untuk menciptakan grafis yang tampak profesional. Gunakan tambahan puluhan SmartArt ® layout untuk menciptakan berbagai jenis grafis seperti bagan organisasi, daftar, dan gambar diagram. Mengubah kata ke visualisasi yang lebih mengesankan untuk menggambarkan ide-ide Anda. Buat diagram semudah mengetik sebuah daftar bullet atau mengkonversi teks dan gambar untuk diagram hanya dalam beberapa klik.
  1. Memikat audiens Anda dengan transisi baru dan peningkatan animasi.
    PowerPoint 2010 penawaran baru, transisi slide yang dinamis dan animasi efek yang terlihat seperti grafik yang Anda lihat di TV. Mudah diakses, dilihat, diterapkan, disesuaikan, dan untuk mengganti animasi. Anda juga dapat menggunakan Painter Animasi baru untuk dengan mudah menyalin Animasi dari satu objek yang lain.
  2. Mengatur dan mencetak slide Anda lebih efektif.
    Mudah mengatur dan menavigasi melalui slide menggunakan bagian slide. Membagi presentasi ke dalam slide logis kelompok-kelompok, mengubah nama bagian untuk membantu Anda mengelola konten seperti untuk menetapkan slide ke penulis tertentu-atau dengan mudah mencetak hanya satu bagian dari slide.
  3. Menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.
PowerPoint 2010 menyederhanakan bagaimana Anda mengakses fitur. Microsoft Office Backstage ™ yang baru menggantikan tampilan menu file tradisional untuk membiarkan Anda menyimpan, berbagi, mencetak, dan mempublikasikan presentasi Anda hanya dengan beberapa klik. Dan, dengan peningkatan Ribbon, Anda dapat mengakses perintah favorit Anda bahkan lebih cepat dengan customizing tab atau Anda membuatnya sendiri untuk mempersonalisasi pengalaman gaya kerja Anda.
  1. Bekerja pada beberapa presentasi dan beberapa monitor.
    PowerPoint 2010 memberi Anda jendela yang benar-benar terpisah untuk setiap presentasi yang Anda buka. Jadi, Anda dapat melihat dan mengedit beberapa presentasi secara mandiri, sisi-by-sisi, atau bahkan pada monitor yang terpisah.

Microsoft Access

Microsoft Access 2007

Database Relationship
Database relationship adalah relasi atau hubungan antara beberapa tabel dalam database yang kita
miliki. Relasi antar tabel dihubungkan oleh primary key dan foreign key.
Untuk membuat relationship maka masing
masing tabel harus memiliki primary key dan foreign key
untuk dapat menghubungkan antara tabel induk dengan tabel anak.

Tabel memiliki primary key, yaitu suatu atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu
kejadian tetapi juga mewakili setiap kejadian dari suatu entitas.
Contoh Kasus :
• NIM dalam tabel Mahasiswa merupakan nilai unik yang tidak mungkin bersifat ganda. Karena
setiap mahasiswa memiliki NIM yang berbeda antara mahasiswa yang satu dengan mahasiswa
yang lain.
Foreign Key
Foreign key adalah atribut yang melengkapi relationship dan menunjukkan hubungan antara tabel
induk dengan tabel anak. Foreign key ditempatkan pada tabel anak.
Contoh Kasus :
• UKDW memiliki banyak fakultas yaitu Teknik, Biologi, Ekonomi, Teologi. Dimana satu fakultas
dapat dimiliki oleh banyak mahasiswa (One to Many). Relationship antar tabel dapat
digambarkan sbb :
Pada Gambar diatas terdapat relationship antara tabel Mahasiswa dan Fakultas. Masing
masing tabel
memiliki primary key. NIM merupakan primary key pada tabel Mahasiswa sedangkan ID_Fakultas
merupakan primary key pada tabel Fakultas dan foreign key pada tabel Mahasiswa.
Microsoft Access 2007Pengantar Komputer dan Internet 2009-2010
Langkah – langkah untuk membuat database relationship :
1. Click tab Database Tools pada jendela
2. Click Relationship pada ribbon Show/Hide
3. Kemudian akan muncul tab Relationship pada object tab dan kotak dialog Show Table,
kemudian pilih tab Tables
4. Click tabel Buku dan Penerbit lalu click button Add, kemudian hubungkan ID_Penerbit pada
tabel Penerbit dengan ID_Penerbit pada tabel Buku.
5. Kemudian akan muncul kotak dialog Edit Relationship. Click checkbox Enforce Referential
Integrity, lalu click button Create.
6. Setelah Click button create, muncul relasi tabel seperti gambar dibawah ini.

Membuat Query
Query adalah permintaan yang diberikan oleh user untuk mengambil informasi yang tersimpan dalam
database. Fungsi dari Query adalah untuk menyaring dan menampilkan data dari berbagai criteria dan urutan
yang kita kehendaki.
Contoh :
• Menampilkan mahasiswa yang tinggal di kota Semarang
• Menampilkan mahasiswa yang IPK
nya > 3
• Menampilkan mahasiswa yang memiliki nama tertentu
Query pada Microsoft Access
Langkah awal pembuatan query adalah dnegan mengklik menu/object Query :
Query pada Microsoft Access memiliki tiga bentuk yaitu :
1. Sql View
Perintah sql yang deiberkan untuk sebuah query
2. Query Design
Interface yang disediakan oleh Microsoft Access untuk melakukan query secara cepat dan mudah.
3. Query Wizard
Hasil tampilan data dari perintah query sesuai definisi dari design view atau sql view
Query dengan SQL View
SELECT
Perintah SQL untuk menampilkan data memiliki cara penulisan sebagai berikut :
SELECT * | [ kolom1,kolom2,...] FROM <nama table> [ WHERE <kondisi>];
�� SELECT artinya memilih kolom atau field mana yang akan ditampilkan
• Dapat berupa list kolom, suatu persamaan (operasi aritmatika), fungsi, obyek tertentu
• Dapat diketikkan * yang artinya menampilkan semua field yang dimiliki oleh table tersebut
�� FROM menunjukkan nama Tabel yang akan ditampilkan
�� WHERE untuk meletakkan definisi kondisi penyaringan
Berikut contoh query dan perintah SQL untuk penyelesaiannya :
1. Query : Tampilkan semua kolom yang ada pada table pegawai
SELECT * FROM pegawai;
2. Query : Tampilkan kode buku dan judulnya
SELECT kodebuku, judul FROM buku;
3. Query : Tanpilkan nim, nama, jenisKelamin dan tglLahir mahasiswa dengan nama field dari
jenisKelamin diberi alis “SEX” dan tglLahir diberi alias “Tanggal Lahir” dari table mahasiswa;
SELECT nim, nama, jenisKelamin as [SEX], tglLahir as [Tanggal Lahir];
Operator perbandingan yang dapat digunakan adalah :
�� = (sama dengan),
�� <> (tidak sama dengan)
�� LIKE (khusus untuk data char/varchar yang mencari data berdasarkan pola. Karakter khusus yang dapat
dimasukkan dalam operator LIKE antara lain % untuk sembarang lebih dari satu karakter, _ atau garis
bawah untuk mewakili sembarang satu karakter),
�� BETWEEN nilai_awal AND nilai_akhir (untuk menguji apakah suatu nilai berada di antara nilai_awal dan
nilai_akhir),
�� >, >=, <, <= (lebih besar, lebih besar atau sama dengan, lebih kecil, lebih kecil atau sama dengan),
�� IS NULL atau IS NOT NULL (digunakan untuk menguji apakah nilai suatu kolom kosong atau tidak)
Microsoft Access 2007Pengantar Komputer dan Internet 2009-2010
Selain itu, jika anda memiliki dua atau lebih ekspreis perbandingan, anda harus menggunakan salah satu dari
operator logika berikut:
�� AND, anda akan menghasilkan nilai true jika dan hanya jika kedua nilai yang dibangingkan bernilai true,
�� OR, akan menghasilkan nilai true jika dan hanya jija salah satu dari dua nilai yang dibandingkan bernilai
true
Contoh :
Tampilkan semua anggota yang berinisialisasi JONI.
SELECT * FROM anggota WHERE nama LIKE ‘JONI%’;
Kode
kode lain untuk baris Criteria yang dapat dipakai sesuai kebutuhan :
• Tanda > untuk lebih besar dari
• Tanda < untuk lebih kecil dari
• Tanda >= untuk lebih besar dari atau sama dengan
• Tanda <= untuk lebih kecil dari atau sama dengan
• Tanda = untuk sama dengan
• Tanda ? menunjukkan satu karakter. Misal kita mengetikkan E? artinya kita akan mencari nama Er, En,
Ek, Et, dan lain
lain tetapi TIDAK akan mencari Erhans atau Eni atau yang lainnya yang lebih dari dua
huruf.
• Tanda * Menunjuk pada banyak karakter. Misal kita ketik E* artinya kita akan mencari nama Erhans atau
Eni atau nama lain yang berhuruf awal E.
• NOT untuk TIDAK menampilkan. Misalnya kita tidak ingin menampilkan mahasiswa yang berasal dari
kota Yogyakarta maka pada tabel MAHASISWA dengan field KOTA di kolom isian Criteria kita ketik
dengan not “Yogyakarta”
Mengurutkan Data
1. Klik di baris Sort pada tabel MAHASISWA dengan field NAMA jika ingin mengurutkan data nama
2. mahasiswa.
3. Klik Ascending untuk mengurutkan dari A hingga Z. Klik Descending untuk mengurutkan dari Z
4. ke A. Klik (not sorted) untuk membatalkan pengurutan.
5. Pilih toolbar DESIGN kemudian klik !Run
Caranya :
1. masuk ke tab Create
2. klik Query design
3. klik kanan kemudian pilih SQL View
4. ketikkan perintah query nya
5. setelah selesai klik tombol tanda seru untuk mengeRUN query anda
Latihan :
1. Buatlah 3 table yaitu mahasiswa, matakuliah dan peserta
Table mahasiswa
Table matakuliah
Table peserta
2. Buatlah relationship databasenya seperti
3. Tampilkan
a. tampilkan table peserta dengan semua field ditampilkan
b. tampilkan table mahasiswa dengan semua field ditampilkan dimana field tglLahir diberi alias “Tanggal
Lahir” dan field jenisKelamin diberi alias “Jenis Kelamin”
c. tampilkan table matakuliah dengan semua field ditampilkan dimana yang ditampilkan ada matakuliah
dengan harga kurang dari sama dengan 3
d. tampilkan semua nilai dari tiap matakuliah yang diambil oleh mahasiswa dengan field yang
ditampilkan adalah kode matakuliah (urut secara ASCENDING), nim dan nilai dari table mahasiswa
dan peserta
e. tampilkan field kode matakuliah (urut secara ASCENDING), nama matakuliah, sks, nim, nama, nilai,
semester dan ipk dari table matakuliah, mahasiswa dan peserta
Design View
Berikut ini adalah beberapa langkah pembuatan Query dengan Design View
1. Pilih toolbar Create kemudian pilih Query Design.
2. Akan muncul sebuah jendela untuk memilih tabel. Klik nama tabel yang dipilih kemudian klik Add.
Jika tabel yang akan dipilih lebih dari satu maka tabel
tabel tersebut harus saling berkaitan
dalam relationships.
3. Kemudian akan muncul jendela seperti berikut
4. Masukkan nama tabel dan field yang kita perlukan dalam pembuatan query
5. Tampilkan mahasiswa yang memiliki IPK kurang dari sama dengan 3.
Caranya : ketik pada baris Criteria yang kosong dengan <= 3
Simpan Query dengan nama IPK<=3 klik run
Belajar sendiri materi query wizard! selamat mencoba.
Query Wizard
Cara membuat Query dengan Query Wizard akan lebih mudah karena kita akan dibantu oleh Ms. Access.
Berikut ini adalah langkah
langkah membuat Query dengan Query Wizard :
1. Buka File database yang kita miliki kemudian pilih toolbar Create kemudian klik Query Wizard.
2. Kemudian akan muncul kotak New Query. Lalu kita pilih Simple Query Wizard. Klik OK
3. Kemudian kita pilih tabel yang kita perlukan pada pilihan Tabel/Queries.
4. Klik > untuk memilih field yang kita perlukan dalam query.
5. Klik < untuk membatalkan.
6. Klik >> jika kita memerlukan semua field yang ada.
7. Pilih field NIM, NAMA dan IPK.
8. Klik Detail(show every fields of every record) atau Summary.
9. Kemudian klik Next akan muncul jendela baru kemudian beri nama pada query yang telah dibuat
dan pilih Open the query to view Information.
10. Klik FINISH.